<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>a c a n g</title>
    <link>http://acang.blogdrive.com/</link>
    <description>a c a n g</description>
    <lastBuildDate>Sat, 05 May 2007 10:15:02 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2007.</copyright>
    <category>Writing</category>
    <category>Satire</category>
    <category>Science &amp; Nature</category>
    <item>
      <title>marriage and nationality orgasm</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/7.html</link>
      <pubDate>Sat, 05 May 2007 03:14:41 GMT</pubDate>
      <description>

Marriage ? Pernikahan ? Mungkin udah bosen abis aku dengerin kata
yg satu ini deh. Gimana nggak coba ? Dalam seminggu terakhir ini udah ada empat
kali yang nawarin nikah. Mana dari rumah, orang tua juga udah nyuruh cepet˛
nikah lagi. Blom lagi sms dari si ikhwan .... sialan koen wan ...
(anyway, selamat yo, wis lahir Ichwan jr, M. AGHA ZULFADHLI).

Gak tahu gimana yah, hari Jumat kemaren aku ngajak si irfan maen
ke tempat Arifin yg sekarang udah ‘uzlah (hehe, ngapunten pin, abisnya
omah-e uadoh poll, wis jalane sepi, sawah thok, plus kesasar pisan). Lah,
kok yo pulang-pulangnya... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=7</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Otak dan Hati Orang Indonesia</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/6.html</link>
      <pubDate>Tue, 24 Apr 2007 01:35:39 GMT</pubDate>
      <description>

Mengunjungi sebuah anekdot lama tahun 80-an tentang otak orang
Indonesia ...



Konon, di sebuah tempat loakan otak manusia, terjadi hal yang mengejutkan. Otak
manusia-manusia macam Einstein, Abraham Lincoln, Al-Kindi, Ibnu Sina, maupun
para ilmuwan yang lain ternyata tidak laku. Justru yang laris manis dan
memiliki harga jual tinggi adalah otak manusia Indonesia. Dengarlah apa kata
SPG-nya waktu menawarkan otak orang Indonesia ini. &quot;Masih fresh, sir.
Jarang dipakai !!&quot;



Namun, melihat proses reformasi setengah hati dan setengah tiang ini, anekdot
diatas mungkin perlu kita... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=6</comments>
    </item>
    <item>
      <title>BBM lagee ...</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/5.html</link>
      <pubDate>Mon, 05 Mar 2007 15:20:45 GMT</pubDate>
      <description>

Untuk membangun sebuah bangunan, rumah misalnya, yang pertama
sekali dilakukan adalah membangun dan memperkuat pondasi. Namun, tidak asal
membangun pondasi. Dalam ilmu ketekniksipilan, banyak hal yang harus dilakukan
dan menjadi pertimbangan sebelum membangun pondasi. Antara lain, adalah
penyelidikan tanah, yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan tanah yang pada
gilirannya akan dipakai sebagai pertimbangan dalam menentukan jenis pondasi
yang akan dipakai. Di samping itu, menentukan jenis pondasi haruslah didasarkan
pada jenis dan tipe struktur konstruksi yang akan dibangun... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=5</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Romantisme Dunia Kemahasiswaan</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/4.html</link>
      <pubDate>Mon, 05 Mar 2007 15:18:41 GMT</pubDate>
      <description>

Ada seorang pemuda berusia sekitar 20 tahun. Dengan tas ransel
masih di punggung, sambil di tangannya yg sebelah kanan memegang hamburger
sebagai makan siang, sementara tangan yang satunya sibuk diatas tuts keyboard
laptopnya. Ia sedang mengerjakan laporan praktikum laboratoriumnya di sebuah
cafe. 

Sementara jauh disana, seorang pemuda dengan usia yang sama,
dengan tas ransel yang juga masih di punggungnya, bergulat dengan peluh, dengan
map lusuh di tangan kanannya, sedang tangan kirinya terjuntai begitu saja. Ia
masih saja sibuk mengurus perijinan untuk praktikum... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=4</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Sekolah itu (candu)</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/3.html</link>
      <pubDate>Mon, 05 Mar 2007 12:26:07 GMT</pubDate>
      <description>

Ana sahabatku, setelah sekian lama om Ivan Illich menelurkan ide
nylenehnya tentang &quot;buat apa sekolah&quot;, mungkin baru sekarang, di
negeri ini, telur om Ivan ini menetas. Belum tuntas riuh rendah tingginya angka
ketidaklulusan UAN, datang lagi gemuruh Penerimaan Siswa Baru. Barangkali om
Ivan perlu lah datang ke negeri ini, sekedar berterima kasih karena mungkin
baru di negeri ini hipotesis dia menemukan bentuk nyata.Pak De SBY beberapa saat lalu juga bagi-bagi sms akan bahayanya
Narkoba dan zat aditif lainnya. Mungkin yang perlu dipertegas dan diperdebatkan
adalah apa saja sih yang... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=3</comments>
    </item>
    <item>
      <title>... instant ...</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/2.html</link>
      <pubDate>Mon, 05 Mar 2007 12:17:54 GMT</pubDate>
      <description>

kemarin ada temenku nulis cerita tentang mbah penjual mie instant
di depan kampus, yang menyediakan waktu istirahatnya diganggu orkestra
keroncongan perut mahasiswa yang kelaparan selepas tengah malam.

&quot;mbah mie&quot; dia menyebutnya



tinggal tunjuk mau merk mie yang mana, then ... sim salabim,
jadilah semangkuk mie panas yang bisa meredakan orkestra keroncongan tadi. 


instant ... langsung jadi ...

mie instant, kopi instant, teh instant, rakyat instant, mahasiswa
instant, dosen instant, dekan instant, rektor instant, hingga presiden instant.




seperti halnya etalase... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=2</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Lapar, BBM dan mobil</title>
      <link>http://acang.blogdrive.com/archive/1.html</link>
      <pubDate>Sun, 04 Mar 2007 10:49:41 GMT</pubDate>
      <description>

Setelah BBM naik, aku sempat ketemu ma seorang nelayan di Sendang
Biru yang mengeluh akan naiknya harga solar. Setengah bercanda, dia bilang kalo
pada sebelum BBM naik, dia biasa lapar sekali sehari, sekarang malah jadi tiga
kali sehari ... 

Lapar? kayaknya itu pulalah yang membawaku pagi ini masuk ke
sebuah warung ... makan, man !

Karena masih rame, aku akhirnya antri. Dan untuk membunuh rasa
bosan menunggu, iseng2 aku baca koran yang disedian pemilik warung. Beritanya
searagam di halaman muka, demo atas kenaikan harga BBM, juga tingkah polah
playgroup yang namanya DPR. Ah,... (more)</description>
      <comments>http://acang.blogdrive.com/comments?id=1</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
